Sabtu, 15 Juni 2013

Artikel Mesin Press Sablon

Buat kamu semua yang memang akan membuka usaha Sablon Kaos, pastinya kamu akan menemui sebuah alat yang namanya Mesin Press sablon, dimana mesin ini sangat berguna untuk membuat sablon pada kaos, jaket dan sebagainya, nah mungkin ada sebagian dari anda yang masih belum mengenal apa itu mesin press sablon kaos, dan bagaimana cara menggunakannya dengan benar agar kaos yang akan anda sablon bisa mendapatkan hasil yang maksimal.





Nah langsung saja akan kami berikan sedikit cara menggunakan mesin press sablon dengan sangat mudah dan cepat pula, langsung saja anda lihat di bawah ini :

Pada dasarnya mesin press sablon merupakan suatu alat pemanas untuk memanaskan yang terdiri dari 2 lempengan yang menghasilkan panas dengan cepat dan rata, cara kerjanya pun sangat mudah, tinggal anda masukkan berapa suhu yang anda butuhkan untuk memanaskan,


Ini Saya mempunyai sedikit trik yang bisa membantu jurangan2 sekalian dalam menyetel tekanan mesin press.

1. Pertama - tama sediakan karton seperti gambar ini. tebalnya 2 mm. buat seluas plat panas mesin press kamu. Buat 2 buah. Seumpama jurangan punya mesin press 38 cm x 38 cm, buat karton 38 cm x 38 cm sebanyak 2 buah. Lalu Juragan juga bisa buat lagi dari karton2 tersebut seumpama panjang 20 cm X lebar 12 cm untuk ngepress di lengan. Atau buat lebar 30 cm X 30 cm untuk dimasukkan ke dalam baju waktu mau press gambar di dekat punggung karena kalo tidak kan kena dengan karet leher (keganjel).

2. Setelah dibuat, selipkan satu dibawah Silicon Rubber yang ada di mesin press Jurangan. Satu aja. Yang satu lagi biarkan dahulu.

3. Sediakan kertas HVS dilipat mengjadi 4 bagian seperti di gambar dibawah ini. Lalutaruh disudut seperti digambar juga.

4. Setelah ditaruh, lalu tutup tuas mesin press. Lalu tarik kertasnya. harusnya tidak boleh lepas pas ditarik. Bila perlu waktu ditarik, mesin press ikut ketarik. itu baru pas. Tapi waktu nyarinya ngak boleh langsung dikeraskan kuat2. Karena tidak akan sesuai nantinya. Jadi knob yang diatas itu dikendorkan dahulu, pelan2 dikencangkan, lalu ditarik lagi kertasnya. Kalo masih lepas, kencangkan lagi sedikit, sampai waktu kita tarik kertasnya, mesin press ikut ketarik. Setelah satu sudut sudah bagus, Jurangan bisa beralih ke sudut yang berikut. Kalo sudut yang berikut masih lepas kertasnya, putar lagi knob sedikit utk dikencangkan sampai kertas tidak lepas lagi. Sama juga utk sudut2 lainnya sampai semua sudut waktu kertas ditarik, tidak lepas.
Kenapa kadang sudut yang satu, kertas sudah tidak lepas, tetapi sudut yang lain masih lepas. Yah itu karena produk mesin China Jurangan, platnya ngak lurus presisi. Maka dari itu kita cari supaya semua sudut nutup dengan maksimal.

Ok, selesai sudah setting tekanan mesin press. Jurangan harus ingat, jadi kalo di informasikan menggunakan tekanan kuat itu berarti Jurangan menggunakan settingan seperti yang pertama kali juragan setting. Yaitu ada satu karton setebal 2 mm dibawah Silicon rubber. Kalo diinformasikan tekanan sangat kuat atau firm, berarti jurangan harus menyelipkan satu kartonlagi setebal 2 mm kebawah silicon rubber. ( Maka dari itu Saya kasih tahu jurangan supaya buat 2 buah ). Kalo seumpama diinformasikan menggunakan tekanan sedang, lepas semua karton yang ada di bawah silicon rubber. Mudah kan. ngak usah menggunakan sistem kira2 lagi.

Ini juga berlaku, seumpama Jurangan ingin nyablon di belakang. Menggunakan Transfer Paper Dark tekanan kuat. Jurangan harus menyelipkan karton yg setebal 2 mm kedalam baju supaya waktu nge-press tidak kena ganjalan karet leher. Tetapi karena Jurangan menyelipkan 1 karton 2 mm ke dalam baju berarti tekanannya kan menjadi sangat kuat karena total ada 2 karton jadinya. Mudah, cabut karton yang palang bawah. Beres.

5. Setelah ketemu setingan tekanan yang pas, Bapak bisa beri tanda dgn selotip supaya tidak lupa. Atau seumpama diputar oleh anak2 atau karyawan yang tidak tahu.

6. Ok. Setelah selesai setting mesin press, kita akan coba menyablon kaos putih dengan Transfer Paper dari Virginia Island yaitu Virland Light. Pertama2 karena ini Sablon dengan Transfer Paper Light membutuhkan tekanan yang sangat kuat atau Firm. Jadi Jurangan harus menaruh 2 karton 2 mm ke bawah silicon rubber. Lihat seperti gambar.

7. Panaskan baju yang akan disablon dengan suhu yang sama dengan waktu kita nyablon Transfer Paper ini yaitu 195 derajat. Tetapi waktu memanaskan cukup 5-7 detik saja.

8. Setelah itu setting gambar yang akan disablon. Karena Saya mau letakkan di tengan2 maka dari itu Saya setting gambar ditengah2. Turun dari leher kaos kurang lebih 4 jari.

9. Setelah Fix, supaya tidak bergerak sablonannya bisa diselotip dengan masking tape tahan panas. Ingat !!! tidak boleh selotip biasa, bisa meleleh dan merusak kaos atau sablonan.

11. Untuk bagian belakangnya, Juragan bisa selipkan satu karton diantara baju karena pasti akan ke ganjal oleh kerah karet kaos. Tetapi harus cabut satu karton yang dibawah silicon rubber. Karena waktu pertama kali kita sablon kan menggunakan 2 karton. Berhubung satu karton sudah kita selipkan diantara baju jadi satu lagi harus kita lepaskan. Dan ini hasilnya yang dibagian belakang baju.

Nah anda bisa langsung mempraktekkannya kalo anda sudah punya alatnya, dan siap terjuan di dunia usaha percetakan sablon, saya Doakan usaha anda lancar jaya, tak ada halangan,

Sudah dulu info yang kami berikan untuk anda semua, semoga saja bermanfaat untuk anda semua, dan kami akan memberikan banyak sekali info menarik untuk anda semua pada edisi selanjutya dan tetap di DropBoxs,


dikutip;DropBoxs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar